PD. BPR Bank Buleleng 45
Telp (0362)31393
InstagramFacebookYouTubeTiktokTwitter

Tata Cara Bertransaksi

Transaksi Setoran

1. Setoran Tunai

  • a. Nasabah penabung datang kepada Customer Service untuk menyampaikan maksudnya untuk menabung.
  • b. Customer Service memberikan slip setoran tabungan kepada nasabah untuk diisi nominal setorannya lanjut tanda tangan, penyetor/atau dibantu oleh petugas untuk menulis.
  • c. Selesai mengisi slip setoran, nasabah menyerahkan ke customer service untuk ditulis. pada buku tabungan sesuai nominal slip setoran.
  • d. Setelah menulis pada buku tabungan, lalu buku tabungan dan slip setoran diserahkan ke nasabah untuk disetorkan ke kasir beserta uangnya.
  • e. Kasir memproses transaksi tabungan dimaksud dengan mencocokkan angka yang ditulis pada buku tabungan dengan slip setorannya.
  • f. Jika sudah cocok, kasir membubuhkan paraf pada buku tabungan serta cap bank, lanjut proses pada core banking system.
  • g. Setelah proses selesai buku tabungan serta copy lembar slip setoran diberikan kepada nasabah dengan mengucapkan terimakasih dan uangnya sudah cukup.

2. Setoran Via PDL

  • Wewenang Petugas Lapangan (PDL) untuk penyetoran tabungan, antara lain :
    • 1. Setoran tabungan dilakukan secara kolektif sesuai dengan wilayah pungutan dengan menjemput tabungan ke tempat nasabah (rumah maupun tempat usaha), oleh petugas lapangan (PDL)
    • 2. Petugas bank menulis dibuku tabungan sesuai nominal setoran uang nasabah
    • 3. Untuk validasi petugas kemudian membubuhkan paraf dan cap bank pada buku tabungan
    • 4. Petugas menginformasikan/menjelaskan kepada nasabah bahwa setoran tabungan sudah dicatat dan diparaf serta dibubuhkan cap bank
    • 5. Kemudian buku tabungan dikembalikan kepada nasabah. Setelah penulisan dibuku tabungan, petugas melakukan input pada alat elektronik (tablet) selanjutnya petugas lapangan menyetor pungutan tabungan ke bank (BPD Cabang Singaraja) atau menyetor langsung ke teller Bank Buleleng.
    • 6. Print out setoran kolektif yang dilakukan oleh PDL divalidasi oleh petugas bagian dana jasa.
    • 7. Untuk validasi kebenaran saldo nasabah, setiap 3 (tiga) lembar buku tabungan yang sudah penuh terisi, dipinjam oleh PDL untuk konfirmasi saldo tabungan dan diberikan
      cap “SAH” oleh Kabubag Dana Jasa dan/atau yang diberikan wewenang, selanjutnya
      buku tabungan dikembalikan lagi kepada PDL dan diberikan kepada nasabah.
    • 8. Petugas dana jasa wajib melakukan konfirmasi kepada nasabah yang jarang melakukan
      transaksi ke kantor, dengan mencatat pada buku konfirmasi nasabah

Transaksi Penarikan

1. Penarikan Tunai Tabungan

  • a. Nasabah diminta untuk mengisi slip penarikan dengan lengkap
    • Tanggal
    • No rekening
    • Nama
    • Alamat dan No Telp
    • Jumlah penarikan
    • Tanda tangan nasabah
  • b. Petugas akan menerima Bukti SLIP Penarikan Tabungan yang sudah lengkap dan
    ditandatangani beserta buku tabungan
  • c. Petugas memeriksa saldo tabungan yang bersangkutan lalu cocokkan antara buku tabungan dengan system dan tanda tangan yang tercantum di dalam bukti penarikan tabungan dengan yang tercantum di dalam file tabungan
  • d. Periksa catatan lainnya apakah rekening tersebut diblokir atau tidak
  • e. Periksa apakah saldo tabungan mencukupi jumlahnya untuk ditarik (didebet) sejumlah yang tercantum di dalam slip penarikan
  • f. Apabila transaksi penarikan ini dapat dilaksanakan, maka bubuhkan paraf yang berwenang sebagai tanda persetujuan pada bukti penarikan tabungan, dan serahkan kembali kepada bagian kas yang akan memperoses pencairan uangnya.
  • g. Kasir mengecek kembali bukti penarikan tabungan jika sudah sesuai tabungan dicairkan, buku diparaf dan dibubuhkan cap bank lalu dikembalikan kepada nasabah.
  • h. Jika penarikan tabungan dilakukan oleh orang lain, wajib menggunakan surat kuasa disertai dengan KTP pemilik tabungan/atau slip penarikan ditanda tangani oleh pemilik lalu melakukan konfirmasi kepada nasabah yang akan menarik tabungannya, apakah benar menarik tabungan.
  • i. Melampirkan foto pada saat nasabah menandatangani surat kuasa dan slip penarikan tabungan
  • j. Jika poin i, tidak bisa dipenuhi maka petugas wajib mengantarkan uang tarikan tabungan kepada nasabah dengan maksiman nilai penarikan di atas Rp. 10.000.000,- (sepuluh juta rupiah).

2. Penarikan Tabungan Via PDL

  • Wewenang PDL untuk penarikan tabungan, antara lain :
    • a. Nasabah diminta untuk mengisi slip penarikan dengan lengkap
      • Tanggal
      • No rekening
      • Nama
      • Alamat dan No Telp
      • Jumlah penarikan
      • Tanda tangan nasabah
    • b. Petugas menerima SLIP Penarikan Tabungan yang sudah lengkap dan ditandatangani, dibubuhkan juga tanda tangan dibelakang slip.
    • c. Petugas menulis pada buku tabungan sesuai dengan jumlah penarikan pada buku tabungan
    • d. Petugas memberikan sejumlah uang kepada nasabah sesuai jumlah pada slip penarikan
    • e. Petugas menyerahkan slip penarikan dan buku tabungan kepada Customer Service untuk dicocokkan
    • f. Customer Service melakukan konfirmasi melalui telp kepada beberapa nasabah yang melakukan penarikan terutama nasabah yang jarang ke kantor untuk melakukan transaksi.
    • g. Customer Service melakukan pencatatan bukti konfirmasi kepada nasabah pada buku yang sedikinya memberikan informasi bahwa sudah melakukan konfirmasi, no telp yang dihubungi, serta informasi dari nasabah
    • h. melampirkan foto pada saat nasabah menandatangani slip penarikan yang sudah tertera angka sesuai jumlah penarikan, beserta foto pada saat penyerahan uang.
    • i. Customer Service mencocokkan saldo tabungan pada buku tabungan dengan saldo di system bank. Kalau sudah cocok Customer Service memberikan tanda tangan pada slip setoran kemudian slip penarikan
    • j. Petugas menyerahkan slip penarikan dan buku tabungan kepada teller dan selanjutnya teller melakukan transaksi
    • k. Teller mengembalikan buku tabungan kepada petugas, dan petugas lapangan akan mengembalikan kepada nasabah.